| Meta | Keterangan |
|---|---|
| Materi Pokok Abstrak | Artikel ini membahas terkait draf revisi RUU KUHAP dikritik karena menghapus kewenangan Kejaksaan dalam penyidikan kasus korupsi, membatasi perannya hanya pada kasus pelanggaran HAM berat. Dekan Fakultas Hukum UNNES, Prof. Dr. Ali Masyhar Mursyid, menilai keputusan ini tidak tepat, mengingat peran strategis Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. Ia menekankan bahwa keputusan sepenting ini harus dibahas secara mendalam dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. |
| Jenis | Artikel Online |
| Judul | Dekan Hukum UNNES Prof. Ali Masyhar: Jangan Batasi Peran Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi |
| Tahun | 2025 |
| Tanggal Terbit | 17 March 2025 |
| Tempat Terbit | Semarang |
| T.E.U Orang/Badan/Pengarang | - |
| Bidang Hukum | Hukum Pidana |
| Subjek | RUU KUHAP, UNNES, KEJAKSAAN |
| Bahasa | - |
| Lokasi | - |
| Sumber | - |
| - | |
| Penerbit | - |
JDIH UNNES menyediakan Dokumen dan Informasi Hukum di Universitas Negeri Semarang yang lengkap dan akurat, serta dapat diakses secara cepat dan mudah.
2003
1553666
15557
57
121817