| Materi Pokok Abstrak | Asas legalitas menjadi tumpuan utama dalam pengkajian hukum pidana, bukan hanya di Indonesia, namun juga pembahasan hukum di dunia. Selam aini legalitas menyajikan kredo tiada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan peraturan perundang-undangan yang ada terlebih dahulu sebelum perbuatan itu dilakukan. Rumusan seperti ini terasa sangat tegas (kaku) dan tidak memberi ruang fleksibilitas. Kekakuan ini karena rumusan KUHP tersebut hanya berlaku ke depan dan tidak menoleh ke belakang. Meskipun ada rumusan berikutnya yaitu Pasal 1 ayat (2) yang umumnya dikatakan sebagai retroaktif, sesungguhnya hanyalah semacam katup pengaman pada masa transisi (perubahan undang-undang). Melalui katup pengaman inilah, dengan persyaratan tertentu hukum pidana tersebut dapat diberlakukan surut (retroaktif). |
| Tipe Dokumen | Monografi Hukum |
| Jenis | Buku Hukum |
| Judul | Formulasi Retroaktif Ideal: kajian perbandingan hukum pidana indonesia dan negara-negara dunia |
| Nomor Panggil | 345 Ali h |
| Tahun | 2023 |
| Tanggal Terbit | 01 Januari 2023 |
| Tempat Terbit | Depok |
| T.E.U Orang/Badan/Pengarang | Prof. Dr. Ali Masyhar Mursid, SH., M.H |
| Bidang Hukum | Hukum Pidana |
| Subjek | HUKUM PIDANA |
| Bahasa | Indonesia |
| Lokasi | Perpustakaan Hukum UNNES |
| Cetakan / Edisi | 1 |
| Deskripsi Fisik | viii,116hlm;23cm |
| ISBN | 9786230804250 |
| Penerbit | Rajawali Perss |
| Unduhan Alternatif | - |
JDIH UNNES menyediakan Dokumen dan Informasi Hukum di Universitas Negeri Semarang yang lengkap dan akurat, serta dapat diakses secara cepat dan mudah.