Diinisiasi Tim Pengabdian UNNES, Gerakan "Say No to Bullying" Bergema di PTYQ Salatiga, Wujudkan SDGs 16

Diinisiasi Tim Pengabdian UNNES, Gerakan "Say No to Bullying" Bergema di PTYQ Salatiga, Wujudkan SDGs 16
25 Juli 2026

Diinisiasi Tim Pengabdian UNNES, Gerakan "Say No to Bullying" Bergema di PTYQ Salatiga, Wujudkan SDGs 16

51 views
Artikel

Salatiga, 25 Juli 2026-Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan terus digaungkan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES). Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Cahya Wulandari dosen dari Fakultas Hukum UNNES, menggelar edukasi sekaligus lomba pembuatan poster bertema "Say No to Bullying" bagi para siswa Pondok Tahfidz Yanbu'ul Qur'an (PTYQ) Salatiga.

Kegiatan ini menjadi media edukasi yang kreatif untuk menanamkan nilai-nilai saling menghormati, empati, serta keberanian menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah. Para peserta menuangkan gagasan mereka melalui poster-poster yang mengajak seluruh warga sekolah untuk menciptakan budaya yang ramah, aman, dan inklusif.

Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan pesan yang disampaikan, panitia menetapkan karya terbaik. Juara I diraih oleh Kelas VIII A, Juara II oleh Kelas X, dan Juara III oleh Kelas IX, disusul juara harapan dan peserta terbaik. Para pemenang memperoleh hadiah dengan total nilai mencapai jutaan rupiah sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan kreativitas mereka dalam mengampanyekan gerakan anti-bullying.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Cahya Wulandari, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mencegah perundungan.

"Kami berharap setelah kegiatan ini tidak ada lagi perundungan dalam bentuk apa pun di lingkungan PTYQ Salatiga. Melalui kegiatan poster ini siswa diharapkan mampu menuangkan gagasan kreatif sekaligus bisa menjadi motor penggerak untuk menghindari perundungan," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan PTYQ Salatiga, Dr. Yuniar Fahmi Lathif, mengapresiasi inisiatif Tim Pengabdian UNNES yang telah menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi para siswa. Ia berharap kolaborasi antara PTYQ Salatiga dan UNNES dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian lainnya.

"Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Edukasi mengenai pencegahan perundungan sangat penting bagi peserta didik, sehingga kami berharap kerja sama dengan UNNES dapat terus berlanjut pada program-program berikutnya," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian UNNES menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Gerakan "Say No to Bullying" diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang berkarakter, saling menghargai, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata UNNES dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 16 (Peace, Justice and Strong Institutions), khususnya melalui upaya membangun lingkungan pendidikan yang damai, inklusif, bebas dari kekerasan, serta memperkuat budaya penyelesaian konflik secara bermartabat. Penanaman nilai-nilai anti-perundungan sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak asasi manusia, keadilan, dan terciptanya institusi pendidikan yang aman serta berintegritas.

Media Sosial
JDIH UNNES

JDIH UNNES menyediakan Dokumen dan Informasi Hukum di Universitas Negeri Semarang yang lengkap dan akurat, serta dapat diakses secara cepat dan mudah.

Kontak Kami
(024) 86008700 Ext. 067
Minggu Tutup
Senin 07.00–16.00
Selasa 07.00–16.00
Rabu 07.00–16.00
Kamis 07.00–16.00
Jumat 07.00–14.30
Sabtu Tutup
Media Sosial
Tren Pengunjung Terkini
Pengunjung Hari ini
11386
Total Pengunjung
4734881
Kemarin
16320
Online
57
Minggu Lalu
116082
Download Aplikasi Mobile
Tautan
Tingkat Kepuasan